Episode ini dimulai dengan seorang cucu yang menemukan kakeknya yang pikun dan mengajaknya pulang setelah kakek hilang selama seminggu. Kakek mengeluh karena cucunya sibuk mencari menantu dan cucu-cucunya sehingga ia sering mencari sendiri di luar rumah. Sementara itu, keluarga lain mendapatkan kabar gembira tentang pembayaran pembongkaran rumah dan rencana pindah ke rumah besar, dengan anak berjanji untuk bekerja keras demi keluarganya. Konflik utama muncul saat Marco dan Sheni membicarakan syarat pernikahan, termasuk keharusan membawa rumah, serta tekanan dari ibu dan pihak keluarga agar pernikahan tersebut segera terwujud. Episode ditutup dengan ketegangan soal keputusan pernikahan yang masih menggantung.