Seorang pria yang mengaku memiliki dua miliar bertemu dengan penjual mi yang meragukan kekayaannya dan menegaskan bahwa uang tidak dapat mengembalikan kakeknya yang hilang. Penjual mi menolak kesan pura-pura kaya itu dan menantang pria tersebut untuk fokus mencari kakek, bukan memamerkan kekayaan. Percakapan mengungkap ketegangan antara keduanya tentang kekayaan dan kehilangan, hingga pria itu merasa tertekan dan bertanya apakah mereka pernah bertemu sebelumnya, meninggalkan ketidakjelasan mengenai hubungan mereka dan kakek yang hilang.