Sekar tergesa-gesa mendaftar sebagai mahasiswa baru di Universitas Imperial pada hari terakhir pendaftaran, walau ia masih bergulat dengan kesulitan status pernikahannya yang tertulis salah. Untuk lepas dari Keluarga Lasmono, Sekar mempertimbangkan menjual robot tempur miliknya guna melunasi biaya hidup yang ditanggung keluarga angkatnya. Di kampus, ia menjadi bahan pembicaraan ketika diketahui mengajukan perjodohan genetik demi mempertahankan harga diri, suatu sistem yang sudah dianggap kuno. Saat Sekar menghadapi celaan, seorang pria menegurnya, memperlihatkan konflik sosial baru yang belum tuntas.