Wina yang sudah kehilangan penglihatannya menghadap Kaisar untuk mengajukan sebuah permintaan penting dengan menunjukkan giok sebagai bukti janji masa lalu. Dia ingin dibebaskan dari istana dan diizinkan menikah meski Kaisar keberatan karena kondisinya yang buta dan posisi Permaisuri yang sudah milik Ayu. Setelah perdebatan, Kaisar bertanya siapa calon suami Wina, namun suasana berubah saat seorang pria lain tiba-tiba menyatakan niat menikah dengan Wina, memicu ketegangan baru yang belum selesai.