Howie terlihat sangat ketakutan karena ayahnya yang dikenal keras dan dingin. Seorang wanita mencoba menenangkan dan menantang bagaimana reaksi ayahnya jika dia hadir di sana. Perhatian bergeser pada ketegangan keluarga saat mereka takut papa dan mama bertengkar lagi, namun Howie merasa sudah lebih berani menjalani tugasnya. Di tempat kerja, muncul staf baru bernama Jeni Moria yang disegani oleh Pak Avin, membuat para direktur pemasaran berusaha mencari cara mengusirnya. Jeni kemudian dipanggil ke ruang rapat untuk menghadapi tiga direktur tersebut, menandai konflik berikutnya yang akan berkembang.