Howie panik saat dia diberitahu gurunya akan memanggil orang tuanya karena masalah di sekolah. Merasa takut ayahnya akan menghukumnya, Howie meminta bantuan Kak Jeni. Kak Jeni datang ke sekolah dan menghadapi ayah Howie, Pak Avin, yang marah karena anaknya dipukul. Namun terungkap bahwa Howie berusaha merebut mainan seorang anak dan melawan untuk mempertahankan keinginannya bermain. Ketegangan memuncak saat Pak Avin mengancam orang tua anak itu karena mengomeli Howie, memicu konflik antara kedua orang tua yang berujung pada perselisihan soal pengasuhan anak. Konflik ini belum tuntas dan menimbulkan ketegangan lebih lanjut.