Dokter Nancy menghadapi keraguan di rapat rumah sakit terkait efektivitas metode akupunktur saraf yang dia gunakan, lalu diminta segera menangani keluarga pasien kritis yang marah. Sementara itu, Davin menghubungi ibunya tentang murid baru di sekolah yang wajahnya sangat mirip dengannya, Hadin Wiratama. Nancy tiba terlambat menemui Nyonyo Wiratama yang ternyata adalah Aurel, dan ditantang soal kemampuan serta kesederhanaan penampilannya. Ketegangan meningkat saat Nancy menolak mengobati Nyonyo Wiratama, yang mengancam akan membuatnya tidak betah di Negara Magnus, lalu mengungkap bahwa dialah yang akan menjadi pasien berikutnya.