Rafael menolak diobati, membuat ayahnya kecewa setelah terlambat menjemputnya dan membatalkan sekolah hari itu. Seorang wanita muncul mengaku sebagai ibunya, namun Rafael dan ayahnya menolak mempercayainya karena ibunya disebut telah meninggal lima tahun lalu. Wanita itu menuduh ayah Rafael yang meninggalkannya selama lima tahun, dan menghadapkan perasaan sakit dan pengkhianatan pada ayahnya. Konflik ini memunculkan ketegangan baru antara Rafael, ayahnya, dan wanita yang mengaku ibunya, meninggalkan ketidakjelasan tentang masa depan hubungan mereka.