Wiko akhirnya membuka Mata Ilahi, dan gurunya mengumumkan dia murid terhebat Sekte Haci. Guru memberikan liontin dewa-iblis dan menyuruh Wiko turun gunung untuk mencari istrinya: seorang gadis dari Keluarga Dewa Perang Lika yang lahir 18 tahun lalu dengan aura iblis, yang guru jodohkan untuk mengusir aura itu. Guru menjelaskan kedua liontin harus disatukan agar mereka bisa berlatih sampai tingkat suci dan membentuk tubuh suci. Wiko terkejut tapi bersemangat, berangkat meninggalkan biara meski ditegah—nasib pencarian liontin dan pertemuan dengan gadis itu menggantung.