Episode dibuka dengan konfrontasi setelah seorang pria tiba-tiba mengklaim, "kau istrinya", memancing kemarahan kelompok yang berencana menghukumnya. Mereka mengancam membakar pria itu, tetapi beberapa terkejut melihat kemampuannya—karena kopi yang tumpah mereka menahan diri; tanpa itu mereka mengaku akan pakai jurus penghancur untuk menghabiskannya. Seorang gadis meminta Master Pembantai menerimanya jadi murid, namun sang guru menolak: "hatimu kurang kejam." Episode ditutup saat beberapa orang pergi mandi dan Briel membantu seorang wanita, sementara ancaman pria asing dan penolakan guru tetap menggantung.