Episode ini dimulai dengan adegan ketegangan saat dua orang diperintahkan keluar dan dilarang memasuki semua lokasi milik Grup Aksa oleh Pak Mano, CEO Grup Aksa yang tiba-tiba muncul. Seorang pria muda mengungkapkan rasa terima kasih sekaligus utang budi karena dibantu mengusir dua orang yang bermasalah. Saat tawaran bantuan diberikan, pria itu dengan tegas menolak uang dan hanya menginginkan seorang istri. Konflik langsung terfokus pada kekuatan Pak Mano dan keputusan pria tersebut yang membuka kemungkinan hubungan baru yang serius, meninggalkan penonton menunggu kelanjutan bagaimana pria ini akan mencari atau mendapatkan istri tersebut.