Kak Johan menerima pemberitahuan bahwa dia harus hadir dalam acara penting memilih calon istri yang diadakan oleh ketua di Kota Jangga, meski dia tampak kesal dan menolak diganggu saat fokus kerja. Saat di rumah, istrinya yang baru menanyakan soal telepon dari mantan teman satu sel yang ingin meminjam uang, yang langsung ditolaknya. Ketegangan muncul saat suasana hampir ricuh akibat tindakan Kak Johan yang berisik, tapi istrinya menegaskan mereka sudah menikah dan harus menjalani hidup sendiri. Episode berakhir saat istri Kak Johan mencari obatnya, menunjukkan ada masalah kesehatan yang belum terungkap.