Episode ini dimulai dengan sebuah konfrontasi di mana sekelompok orang memperingatkan bahwa mereka tidak bisa dipukul sesuka hati dan menantang untuk bertarung. Sebuah kelompok lain, yang dipimpin oleh seorang pria bernama Seno, menerima ancaman untuk segera datang atau menghadapi kematian pengawalnya. Seno bergegas mengatur pasukan elitnya untuk berkumpul dan bersiap menghadapi ancaman tersebut. Suami dari Nona Yuki menegaskan posisinya sebagai pelindung dan menantang pihak lawan. Episode berakhir dengan sebuah pertarungan yang intens dan ancaman serius dari pihak penyerang yang menyebut diri mereka Raja Neraka, meninggalkan ketegangan mengenai nasib karakter utama dan konflik yang akan semakin memanas.