Nana menghadapi tekanan saat seseorang memperingatkannya agar tidak bergabung dengan Grup Finn, menganggap Pak Eric bukan orang baik. Nana bertekad membuktikan dirinya dengan usahanya sendiri, meski hubungannya dengan sosok ini mulai renggang karena perbedaan pemikiran dan janji yang diingkari. Di tengah konflik ini, Nana menerima tas imitasi yang ia buat sebagai simbol kemandirian dan tekadnya untuk sukses tanpa bantuan pria. Ia berjanji akan menjadi istri presdir dan meraih kesuksesan, serta menavigasi tantangan baru setelah bergabung Grup Finn, khususnya kesempatan bertemu Pak Kris, yang menandai fase penting dalam perjalanan hidupnya.