Toni, seorang anak kecil yang keras kepala, menunjukkan sikap memberontak dengan menindas orang lain dan menolak figur yang dianggap bukan ayahnya. Jendral, yang tampaknya memiliki tanggung jawab atas Toni, memerintahkan seseorang bernama Jonas untuk memberi pelajaran pada Toni, menekankan pentingnya disiplin meski Toni masih kecil. Seorang wanita yang merawat Toni mengungkapkan kesulitan mendidiknya dengan baik dan memohon agar Toni dimaklumi. Di sisi lain, Jendral menyatakan ketidakhadirannya selama beberapa hari dan meminta seorang wanita menemani malamnya, sementara sebuah pertanyaan tentang tanda lahir Toni menandai ketegangan yang belum terselesaikan terkait masa lalunya.