Ketika benteng perbatasan utara runtuh tanpa peringatan dari pasukan, menteri Bisma menegaskan gelombang monster buas dari Hutan Sima hanyalah gangguan kecil. Sementara keraguan dan ketakutan merebak, Kaisar memerintahkan enam menteri besar untuk segera berangkat ke utara menumpas gelombang monster tersebut. Bisma menyatakan kesiapannya menjadi panglima pasukan, dan meski Kaisar awalnya enggan terlibat langsung, ia memutuskan menemani pasukan untuk melihat kondisi sebenarnya. Di tengah persiapan ini, ancaman monster tetap menggantung, memaksa mereka menghadapi bencana yang belum terselesaikan.