Pak Handi dituduh oleh seseorang bahwa istrinya memberikan obat kepada Kevin untuk menggagalkan pertunangan mereka, memicu konfrontasi dan saling tuduh tanpa bukti jelas. Pak Handi tetap tenang meski situasi memanas, lalu seorang dokter dari Rumah Sakit Jaya tiba untuk memeriksa kondisi yang membuat Pak Handi perlu menenangkan diri. Konflik tentang tuduhan pengkhianatan dan manipulasi ini memunculkan ketegangan namun belum terpecahkan, meninggalkan pertanyaan apakah tuduhan itu benar atau hanya kesalahpahaman.