Pak Handi menghadapi masalah yang menyebabkan rencana awalnya tertunda. Seorang wanita muda menawarkan bantuan dengan melakukan akupunktur dan mengingatkan Pak Handi untuk memeriksakan kesehatannya secara menyeluruh. Dalam interaksi singkat ini, Pak Handi menunjukkan rasa terima kasih sekaligus kekhawatiran terhadap kondisi fisiknya. Saat Pak Handi dan wanita itu hendak meninggalkan lokasi, ketegangan meningkat karena ada sesuatu yang mudah ditemukan dan menjadi perhatian khusus, mengarahkan mereka untuk segera mendatangi tempat tersebut. Konflik dan keputusan terkait kesehatan Pak Handi membuka babak baru yang belum terungkap tuntas.