Lisa berjuang menguasai teknik sepak bola dasar sambil menghadapi tekanan untuk membentuk kembali Tim Meteor, klub yang nyaris punah. Ia bertekad mengumpulkan minimal 15 pemain dalam waktu sebulan agar dapat mendaftar ke liga resmi, meski saat ini hanya ada ia sendiri. Ketika seorang pria yang mengaku tunangannya datang mengejek kondisi lapangan dan pemainnya, Lisa tetap teguh pada impiannya untuk menghidupkan kembali tim tersebut. Konflik memuncak ketika dia menantang keraguan itu dengan janji akan membuktikan kemampuan timnya di lapangan.