Seorang wanita memberikan setengah pembayaran kepada pembunuh nomor satu di dunia dengan perintah membunuh seseorang. Namun, korban yang direncanakan pura-pura mati justru benar-benar tewas. Sang wanita, Nyonya Laras, terlihat tenang meski putranya Yadi sudah meninggal dunia dan jenazahnya telah dibawa pulang. Orang-orang di sekitarnya kebingungan karena tidak sesuai rencana dan menuduh istri Yadi sebagai pembawa sial yang menyebabkan kematian putranya. Nyonya Laras pun menghadapi kemarahan dan ancaman dari orang lain yang menyalahkan wanita itu atas kematian Yadi. Ketegangan berakhir dengan kemarahan yang belum terselesaikan pada istri Yadi.