Nella mencoba menyelesaikan tugasnya, yaitu naik kereta kuda bersama Haikal. Dia menyergap Haikal yang hendak pergi, memaksanya untuk memberikan tumpangan pulang. Haikal awalnya menolak dan menyindir Nella karena kedekatannya dengan Putra Mahkota. Nella justru menuding Haikal cemburu dan menunjukkan bekas cengkeraman di tangannya sebagai 'tanda cinta'. Haikal tersinggung dan memerintahkan Nella untuk merapikan pakaiannya, namun akhirnya mengizinkannya naik kereta dengan syarat dia langsung turun begitu sampai tujuan. Nella berhasil memperpanjang nyawanya satu hari, lalu merencanakan strategi baru untuk mengumpulkan poin pahala dengan menyelamatkan seorang 'musuh bebuyutan' yang tampaknya adalah Haikal sendiri, yang kini mencurigai tatapannya yang aneh.