Dalam episode ini, suasana pernikahan dipicu oleh upacara penyajian teh pada keluarga mempelai pria karena pengantin wanita tidak memiliki keluarga. Merry, sang pengantin wanita, berbicara dengan ayah angkatnya yang menggantikan ayah kandungnya yang hilang 18 tahun lalu. Merry meyakinkan ayah angkatnya bahwa suaminya yang hilang pasti akan kembali dan bahwa ayah angkatnya adalah satu-satunya ayah yang dia percaya. Ketegangan muncul ketika seseorang mempertanyakan keberadaan ayah kandung Merry, menciptakan ketidakpastian yang menandai konflik yang belum terselesaikan.