Pak Toni mendapat laporan penyakit alzheimer dan menolak pengobatan karena takut kehilangan ingatan dalam tujuh hari dan khawatir kalau ia dirawat saat pabrik sedang PHK, semua pekerja bisa kena PHK. Bu Hani memohon agar ia tidak pergi, sementara Toni bersikeras mencari "tempat yang nggak bisa ditemukan orang" dan menyebut mati sebagai kebebasan. Yunita hadir dan seseorang mengingatkan nasib anak jika Toni pergi. Toni mengungkap 20 tahun pernikahan tanpa cinta dan kurangnya keintiman. Episode berakhir ketika Toni berkata, "Hari ini... aku akan kasih kau," meninggalkan keputusan dan konsekuensi yang belum terselesaikan.