Di sebuah pertemuan kantor, Karin dituduh memanfaatkan kedekatannya dengan Pak Haikal untuk mendapatkan proyek Grup Damar. Karin membantah menjadi 'kakak ipar' karena mereka belum menikah, namun rekan-rekannya mengejek dan mengingatkan semua proyek Grup Damar butuh persetujuan serta cap Tuan Wahyu. Seorang pria mengakui sebagian tuduhan lalu berkata, "Aku akan pertaruhkan reputasiku hari ini," dan menjanjikan proyek itu untuk Karin. Ia berterima kasih, tapi setelah tiga hari proyek tak kunjung datang. Episode berakhir dengan Karin menuntut kejelasan, sementara janji dan reputasi yang dipertaruhkan tetap menggantung.