Seorang wanita yang baru saja transmigrasi menemukan dirinya diculik oleh beberapa pria bermaksud jahat di tempat yang asing. Salah satu pria itu mendekatinya dengan ancaman mesum, membuatnya panik dan berteriak minta tolong. Tiba-tiba, sebuah suara sistem mengumumkan bahwa dia telah terikat dengan 'Sistem Pencuri Bunga' yang menugaskannya mengumpulkan 'nektar' melalui interaksi dengan lawan jenis berkualitas. Saat salah satu pria jahat menyentuhnya, sistem memberi poin, padahal wanita itu merasa sistemnya rusak karena menghitung kontak dengan 'makhluk' seperti itu. Ketika pria itu hampir menciumnya, seseorang yang disebut 'Tuan' datang dan memerintahkan untuk melepaskan wanita itu, menyelamatkannya dari bahaya yang semakin dekat.
Seorang gadis bernama Luna Khais hampir menjadi korban bandit, tetapi diselamatkan oleh Jiro Hayan, murid utama Sekte Awan Biru. Luna, yang memiliki sistem untuk mengoleksi 'bunga tampan', langsung terpikat oleh ketampanan Jiro dan mulai mengumpulkan poin darinya. Setelah melakukan kontak fisik, Jiro secara tidak sengaja mendeteksi bahwa Luna memiliki Tubuh Yang Murni, sebuah wadah tungku langka yang sangat diinginkan oleh kultivator iblis dan akan membuatnya menjadi target atau korban persembahan. Luna yang panik menyadari tubuhnya justru membahayakan nyawanya. Dia memutuskan untuk memanfaatkan situasi dan memohon kepada Jiro, sang pahlawan yang tampan, untuk melindunginya dan membawanya ke Sekte Awan Biru agar aman dari ancaman di masa depan.
Tuan Muda Jiro dari Sekte Awan Biru menemui seorang wanita bernama Nona Luna yang memohon perlindungan. Ia setuju untuk membawa Nona Luna sementara waktu dan memutuskan mencari penginapan karena malam sudah tidak cocok untuk melanjutkan perjalanan. Di penginapan, mereka mendengar kabar tentang siluman rubah cantik yang meneror Desa Zalda dan menghisap energi pria. Nona Luna mengaku takut dan meminta izin untuk sekamar dengan Jiro, namun permintaannya ditolak karena alasan menjaga batasan. Malam itu, ilusi siluman rubah muncul dan menggoda Jiro. Saat ia berusaha melawan ilusi tersebut, ia terkejut menemukan bahwa sosok yang memanggilnya ternyata seorang wanita.
Seorang pria yang dikira wanita bertemu dengan seseorang yang ia curigai sebagai siluman rubah penghisap energi Yang. Pria itu menegaskan bahwa dirinya adalah wanita dan berisi energi Yin, namun orang tersebut mengaku justru menyukainya. Orang itu kemudian mengubah penampilannya menjadi pria yang lebih tampan dan melumpuhkan gerakan si wanita. Wanita itu ketakutan saat orang itu mendekat dan berjanji akan bersikap lembut. Tiba-tiba, sistem memberi poin bunga besar dan mengumumkan kultivasi orang itu naik ke Ranah Pemurnian Qi, meninggalkan wanita itu kebingungan atas kejadian yang baru saja dialaminya.
Seorang wanita bernama Nona Luna menemukan siluman rubah yang menyamar sebagai manusia biasa mencoba mencuri energi Yang-nya. Setelah mengalahkannya dengan tinju, rubah itu berpura-pura lemah dan melompat keluar jendela. Saat Nona Luna dan seorang pria lainnya memeriksa, mereka terkejut karena wanita itu ternyata sudah mencapai Ranah Pemurnian Qi dengan sangat cepat, berkat Tubuh Yang Murni miliknya. Wanita itu mengalihkan perhatian dengan menunjukkan arah larinya rubah. Malamnya, Nona Luna menemukan siluman rubah yang terluka dan memberinya dua pilihan: dibunuh atau menjadi hewan peliharaannya dengan kontrak tuan-pelayan. Rubah itu memilih untuk tunduk dan diberi nama Toby. Sistem kemudian mengkonfirmasi penaklukan Siluman Rubah Ekor Tiga dan memberikan hadiah Kantong Hewan Spiritual kepada Nona Luna.
Penguasa Klan Iblis menerima laporan bahwa Tubuh Yang Murni telah ditemukan di Sekte Awan Biru. Ia berencana langsung mendatangi sekte tersebut, tetapi para bawahannya mengingatkan bahwa tempat itu dilindungi oleh Gavin yang kuat. Alih-alih mengikuti saran untuk menculik, Penguasa memutuskan untuk menyamar dan memasuki Sekte Awan Biru sebagai sandera, sekaligus memanfaatkan rumor tentang keracunan parah Gavin untuk menyaksikannya langsung. Sementara itu, di lokasi lain, Luna yang didampingi Senior Jiro bersiap untuk kembali menggunakan pedang terbang. Saat berdiri di dekat Jiro, Luna secara diam-diam mendapat poin bunga, sementara suara lain yang marah memperingatkannya untuk diam.
Senior Jiro kembali ke Sekte Awan Biru bersama Luna, seorang gadis biasa yang ia bawa sebagai junior baru. Kehadiran Luna langsung mendapat penolakan dari Junior Zoe yang meragukan asal-usulnya dan menyebutnya 'gadis kampung'. Jiro membela Luna dengan tegas, membuat Zoe kesal dan mengancam Luna. Mereka kemudian dihadapkan kepada Ketua Sekte. Jiro menjelaskan bahwa Luna memiliki bakat luar biasa, mampu naik ke Ranah Pemurnian Qi hanya dalam semalam. Klaim ini ditentang keras oleh Zoe yang merasa mustahil, mencurigai Luna memiliki maksud tersembunyi. Episode ini menutup dengan tekanan di ruang ketua sekte, di mana nasib Luna di sekte bergantung pada keputusan sang Ketua, sementara kecurigaan Zoe menambah ketegangan.
Ketua Sekte Awan Biru mengumumkan bahwa Luna, seorang gadis dengan Tubuh Yang Murni yang langka, kini resmi menjadi murid inti dan akan berlatih bersama murid lainnya. Di kelas pembuatan jimat, Senior Zoe sengaja menantang Luna yang masih pemula untuk menggambar Jimat Pemanggil Api yang sulit, berharap gadis itu akan gagal dan dipermalukan. Namun, berkat tubuhnya yang istimewa, Luna justru berhasil menggambar jimat itu dalam sekali coba dengan sempurna, membuat murid-murid lain terkagum-kagum dan meminta diajari. Zoe yang bermaksud jahat kini malah melihat Luna dipuji sebagai jenius.
Seorang wanita yang dipanggil Junior Luna menerima beberapa ajakan dari juniornya untuk makan bersama atau belajar, tetapi ia menolak karena ada urusan lain. Ia lalu mendengar perbincangan tentang Senior yang sedang turun gunung memberantas iblis dan tentang Penguasa Pedang, sosok pria sangat tampan dan kuat yang merupakan pilar Sekte Awan Biru. Wanita itu tertarik dan berfantasi untuk menikahinya guna menguasai dunia, namun sayangnya Penguasa Pedang selalu menjalani kultivasi tertutup sehingga sulit ditemui. Sementara itu, di tempat lain, seorang pria bernama Toby mengeluh kultivasinya rendah dan sulit mencapai Ranah Fondasi. Tiba-tiba, ia menemukan sesuatu di belakang gunung dan sistemnya memperingatkan adanya bunga abadi kualitas dewa dengan energi melampaui batas. Toby memutuskan untuk menghadapi bahaya tersebut demi keberuntungan, tetapi kemudian dikejutkan oleh sesuatu yang luar biasa.
Seorang gadis bernama Luna Khais, murid baru Sekte Awan Biru, secara tidak sengaja menyaksikan seorang senior pria yang tampan berlatih di area terlarang. Dia berusaha mendekat, bahkan berpura-pura kaki keseleo untuk menarik perhatiannya, tetapi sang senior bersikap dingin dan kasar. Dalam upaya terakhir, Luna berhasil menyentuh pria itu, yang ternyata justru memberinya poin bunga dalam jumlah besar. Kontak itu juga secara tak terduga membantu pria itu naik tingkat kultivasi. Meski mendapat manfaat, pria itu tetap mengingatkan Luna tentang larangan masuk ke area tersebut dan mengancam akan menghancurkan kultivasinya jika mengulanginya lagi.