Episode dimulai dengan seorang wanita yang diam-diam menyembunyikan makaron, yang disebut 'kesukaanmu', untuk Pak Enzo. Kedatangan Enzo ke area pribadi memicu konfrontasi: seorang perempuan lain mengaku sudah tunangan namun bersedia pergi jika Enzo kembali. Situasi cepat berubah tegang ketika seseorang memperingatkan tidak ada yang akan nolong dan menyinggung mysofobia Enzo: ia takut darah dan tak mau menyentuhnya, sehingga tindakan kekerasan harus dilakukan dengan sarung tangan. Setelah serangkaian panggilan panik dan teriakan 'Jangan!', seorang karakter tiba-tiba berkata, 'Aku sudah ingat.' Episode berakhir dengan ingatan itu menggantung, konsekuensi dan pilihan berikutnya belum terungkap.