Tina memilih Kak Ryan, yang dikenal suka foya-foya dan tak bisa diandalkan, sebagai ayahnya, meski banyak yang meragukan keputusan itu. Orang-orang di sekitarnya memperingatkan Tina tentang reputasi buruk Ryan, tapi Tina tetap yakin dan meminta Ryan agar tidak menjualnya atau menyakitinya. Ryan berjanji tidak akan memperlakukan Tina dengan buruk dan mengajaknya hidup bersama. Di akhir episode, Tina menyatakan bahwa sejak pertama kali bertemu Ryan, dia merasa dialah ayahnya, menandai perubahan hubungan mereka yang masih memiliki ketegangan dan pertanyaan terbuka tentang masa depan mereka.