Sebuah kedai milik putri dari negara musuh tiba-tiba terbakar di ibu kota, membahayakan seluruh jalan utama. Wani dan seorang pria berusaha menyelamatkan bahan berharga dan catatan resep yang tersimpan di halaman belakang, sementara api semakin membesar. Pangeran segera memerintahkan prajuritnya untuk memadamkan api dan mengevakuasi penduduk. Ia juga memerintahkan penangkapan hidup-hidup kedua Permaisuri Pangeran untuk mencegah penghancuran bukti kerja sama dengan musuh. Ancaman dan kebakaran ini membuka ketegangan baru yang akan menentukan nasib kedai dan hubungan antar pihak.