Erika Kona, mantan master tinju, tiba di sebuah sasana tinju dan langsung menimbulkan ketegangan saat dituduh terlibat dalam tinju ilegal. Aron, seorang pelatih di sasana tersebut, membela bahwa tempat mereka adalah sasana tinju biasa, tetapi Erika menegaskan kedatangannya untuk merekrut seorang murid berbakat yang tengah belajar tinju. Konflik memuncak ketika pihak sasana menolak melepaskan murid favoritnya. Namun, Erika mengabaikan penolakan itu sambil menyadari ada sesuatu akrab dengan murid tersebut, yang ditandai dengan tanda lahir tiga tahi lalat, mengisyaratkan hubungan yang belum terungkap dan ketegangan yang akan berlanjut.