Anna, yang kini tampil lebih cantik, kembali ke sekolah dan langsung menghadapi permusuhan dari seorang siswi yang merasa posisinya terancam. Siswi itu berusaha menjatuhkan nama baik Anna dengan fitnah, termasuk menuduhnya berperilaku buruk di malam hari. Ketegangan memuncak ketika Anna menunjukkan kekuatan dan melukai tangan musuhnya, memperingatkan konsekuensi serius jika si siswi terlambat mendapatkan pertolongan. Konflik ini menegaskan bahwa Anna tidak mudah diintimidasi, namun perseteruan di sekolah masih jauh dari selesai.