Episode dibuka saat Pak Yuno memerintahkan mengganti sprei pernikahan merah karena dua hari lagi ia akan menikah dengan Alia. Saat persiapan berlangsung, Sani memutuskan meninggalkan rumah; ia berpamitan kepada Om, memberikan krim tangan yang diminta dibuang, lalu menegaskan "Nggak pulang lagi" dan "Kita nggak akan ketemu lagi." Yuno berusaha mengejar, memanggil Sani, menyinggung alarm yang dimatikan dan janji antar ke universitas, sementara orang di sekitar mempertanyakan kenapa ia masih peduli. Episode berakhir dengan Yuno memanggil nama Sani, meninggalkan kepergiannya yang belum pasti sebagai titik ketegangan.