Konfrontasi pecah ketika Lancang mengejek dan seseorang memperingatkannya agar tidak membuat masalah untuk Keluarga Sutio soal selembar sapu tangan yang dianggap merendahkan. Peringatan menyentil soal 'sumpah pendirian negara' dan ancaman bahwa 'hukuman langit' akan menimpa jika sumpah itu dilanggar; Lancang menantang balik. Ketika pertengkaran memuncak, cuaca tiba-tiba berubah, petir menggelegar, dan orang-orang bertanya apakah Dewi marah. Seorang wanita lalu menyatakan, 'Akulah Dewi.' Pengakuan ini mengubah suasana dan meninggalkan ketegangan: semua menanti reaksi terhadap ancaman dan siapa yang akan menanggung konsekuensi. Kakek dan Putra Mahkota tercengang, membuat situasi makin genting.
Yani Sutio, putri sulung Keluarga Sutio, dikorbankan hidup-hidup demi memohon hujan. Setelah kematiannya, ia kembali ke asal dan mengetahui identitas aslinya: Dewi Krisa, entitas yang memberi Negara Kati kekuatan. Menyadari pengkhianatan dan dosa manusia, Yani kembali ke dunia untuk menuntut balas. Ia membersihkan istana dari kebejatan, menghadapi dan membunuh Putra Mahkota serta Kaisar yang korup. Langkahnya keras tetapi terukur; hukuman menjadi pembersihan agar negeri bisa pulih. Setelah urusan itu usai, Yani mendirikan Dinasti Krisa dan menobatkan Arya sebagai raja. Sebagai tanda kepercayaan dan pengawasan, mereka membuat perjanjian: Yani akan kembali setelah enam puluh tahun untuk menilai bagaimana Arya memerintah Kerajaan Krisa.
Yani Sutio, putri sulung Keluarga Sutio, dikorbankan hidup-hidup demi memohon hujan. Setelah kematiannya, ia kembali ke asal dan mengetahui identitas aslinya: Dewi Krisa, entitas yang memberi Negara Kati kekuatan. Menyadari pengkhianatan dan dosa manusia, Yani kembali ke dunia untuk menuntut balas. Ia membersihkan istana dari kebejatan, menghadapi dan membunuh Putra Mahkota serta Kaisar yang korup. Langkahnya keras tetapi terukur; hukuman menjadi pembersihan agar negeri bisa pulih. Setelah urusan itu usai, Yani mendirikan Dinasti Krisa dan menobatkan Arya sebagai raja. Sebagai tanda kepercayaan dan pengawasan, mereka membuat perjanjian: Yani akan kembali setelah enam puluh tahun untuk menilai bagaimana Arya memerintah Kerajaan Krisa.
Yani Sutio, putri sulung Keluarga Sutio, dikorbankan hidup-hidup demi memohon hujan. Setelah kematiannya, ia kembali ke asal dan mengetahui identitas aslinya: Dewi Krisa, entitas yang memberi Negara Kati kekuatan. Menyadari pengkhianatan dan dosa manusia, Yani kembali ke dunia untuk menuntut balas. Ia membersihkan istana dari kebejatan, menghadapi dan membunuh Putra Mahkota serta Kaisar yang korup. Langkahnya keras tetapi terukur; hukuman menjadi pembersihan agar negeri bisa pulih. Setelah urusan itu usai, Yani mendirikan Dinasti Krisa dan menobatkan Arya sebagai raja. Sebagai tanda kepercayaan dan pengawasan, mereka membuat perjanjian: Yani akan kembali setelah enam puluh tahun untuk menilai bagaimana Arya memerintah Kerajaan Krisa.
Yani Sutio, putri sulung Keluarga Sutio, dikorbankan hidup-hidup demi memohon hujan. Setelah kematiannya, ia kembali ke asal dan mengetahui identitas aslinya: Dewi Krisa, entitas yang memberi Negara Kati kekuatan. Menyadari pengkhianatan dan dosa manusia, Yani kembali ke dunia untuk menuntut balas. Ia membersihkan istana dari kebejatan, menghadapi dan membunuh Putra Mahkota serta Kaisar yang korup. Langkahnya keras tetapi terukur; hukuman menjadi pembersihan agar negeri bisa pulih. Setelah urusan itu usai, Yani mendirikan Dinasti Krisa dan menobatkan Arya sebagai raja. Sebagai tanda kepercayaan dan pengawasan, mereka membuat perjanjian: Yani akan kembali setelah enam puluh tahun untuk menilai bagaimana Arya memerintah Kerajaan Krisa.
Yani Sutio, putri sulung Keluarga Sutio, dikorbankan hidup-hidup demi memohon hujan. Setelah kematiannya, ia kembali ke asal dan mengetahui identitas aslinya: Dewi Krisa, entitas yang memberi Negara Kati kekuatan. Menyadari pengkhianatan dan dosa manusia, Yani kembali ke dunia untuk menuntut balas. Ia membersihkan istana dari kebejatan, menghadapi dan membunuh Putra Mahkota serta Kaisar yang korup. Langkahnya keras tetapi terukur; hukuman menjadi pembersihan agar negeri bisa pulih. Setelah urusan itu usai, Yani mendirikan Dinasti Krisa dan menobatkan Arya sebagai raja. Sebagai tanda kepercayaan dan pengawasan, mereka membuat perjanjian: Yani akan kembali setelah enam puluh tahun untuk menilai bagaimana Arya memerintah Kerajaan Krisa.
Yani Sutio, putri sulung Keluarga Sutio, dikorbankan hidup-hidup demi memohon hujan. Setelah kematiannya, ia kembali ke asal dan mengetahui identitas aslinya: Dewi Krisa, entitas yang memberi Negara Kati kekuatan. Menyadari pengkhianatan dan dosa manusia, Yani kembali ke dunia untuk menuntut balas. Ia membersihkan istana dari kebejatan, menghadapi dan membunuh Putra Mahkota serta Kaisar yang korup. Langkahnya keras tetapi terukur; hukuman menjadi pembersihan agar negeri bisa pulih. Setelah urusan itu usai, Yani mendirikan Dinasti Krisa dan menobatkan Arya sebagai raja. Sebagai tanda kepercayaan dan pengawasan, mereka membuat perjanjian: Yani akan kembali setelah enam puluh tahun untuk menilai bagaimana Arya memerintah Kerajaan Krisa.
Yani Sutio, putri sulung Keluarga Sutio, dikorbankan hidup-hidup demi memohon hujan. Setelah kematiannya, ia kembali ke asal dan mengetahui identitas aslinya: Dewi Krisa, entitas yang memberi Negara Kati kekuatan. Menyadari pengkhianatan dan dosa manusia, Yani kembali ke dunia untuk menuntut balas. Ia membersihkan istana dari kebejatan, menghadapi dan membunuh Putra Mahkota serta Kaisar yang korup. Langkahnya keras tetapi terukur; hukuman menjadi pembersihan agar negeri bisa pulih. Setelah urusan itu usai, Yani mendirikan Dinasti Krisa dan menobatkan Arya sebagai raja. Sebagai tanda kepercayaan dan pengawasan, mereka membuat perjanjian: Yani akan kembali setelah enam puluh tahun untuk menilai bagaimana Arya memerintah Kerajaan Krisa.
Yani Sutio, putri sulung Keluarga Sutio, dikorbankan hidup-hidup demi memohon hujan. Setelah kematiannya, ia kembali ke asal dan mengetahui identitas aslinya: Dewi Krisa, entitas yang memberi Negara Kati kekuatan. Menyadari pengkhianatan dan dosa manusia, Yani kembali ke dunia untuk menuntut balas. Ia membersihkan istana dari kebejatan, menghadapi dan membunuh Putra Mahkota serta Kaisar yang korup. Langkahnya keras tetapi terukur; hukuman menjadi pembersihan agar negeri bisa pulih. Setelah urusan itu usai, Yani mendirikan Dinasti Krisa dan menobatkan Arya sebagai raja. Sebagai tanda kepercayaan dan pengawasan, mereka membuat perjanjian: Yani akan kembali setelah enam puluh tahun untuk menilai bagaimana Arya memerintah Kerajaan Krisa.
Yani Sutio, putri sulung Keluarga Sutio, dikorbankan hidup-hidup demi memohon hujan. Setelah kematiannya, ia kembali ke asal dan mengetahui identitas aslinya: Dewi Krisa, entitas yang memberi Negara Kati kekuatan. Menyadari pengkhianatan dan dosa manusia, Yani kembali ke dunia untuk menuntut balas. Ia membersihkan istana dari kebejatan, menghadapi dan membunuh Putra Mahkota serta Kaisar yang korup. Langkahnya keras tetapi terukur; hukuman menjadi pembersihan agar negeri bisa pulih. Setelah urusan itu usai, Yani mendirikan Dinasti Krisa dan menobatkan Arya sebagai raja. Sebagai tanda kepercayaan dan pengawasan, mereka membuat perjanjian: Yani akan kembali setelah enam puluh tahun untuk menilai bagaimana Arya memerintah Kerajaan Krisa.