Konfrontasi pecah ketika Lancang mengejek dan seseorang memperingatkannya agar tidak membuat masalah untuk Keluarga Sutio soal selembar sapu tangan yang dianggap merendahkan. Peringatan menyentil soal 'sumpah pendirian negara' dan ancaman bahwa 'hukuman langit' akan menimpa jika sumpah itu dilanggar; Lancang menantang balik. Ketika pertengkaran memuncak, cuaca tiba-tiba berubah, petir menggelegar, dan orang-orang bertanya apakah Dewi marah. Seorang wanita lalu menyatakan, 'Akulah Dewi.' Pengakuan ini mengubah suasana dan meninggalkan ketegangan: semua menanti reaksi terhadap ancaman dan siapa yang akan menanggung konsekuensi. Kakek dan Putra Mahkota tercengang, membuat situasi makin genting.