Episode dimulai saat seorang wanita menyapa Tuan Adrian dan menyatakan rumah itu bakal jadi rumah pengantin mereka. Suasana tegang ketika Papa terlihat keberatan karena "nikah sama wanita yang baru ketemu sekali." Seorang pria menawarkan kartu kredit berisi dua ratus juta dan janji akan menafkahi, sementara penjual menolak uang dan hanya memberi permen pada Nayla. Percakapan memuncak saat pria lain menanyakan apakah dua ratus juta termasuk "tidur bareng", dan dikatakan Nayla sensitif serta tubuhnya lemah. Akhirnya mereka setuju agar tamu menginap di rumah; keputusan itu meninggalkan kerentanan Nayla dan reaksi Papa yang belum terselesaikan.