Di episode ini, nenek dan paman menyerbu rumah, menghina Nayla karena lahir di luar nikah, menyebutnya bodoh, sakit jantung, dan mengusulkan menyerahkan anak itu ke panti. Ibunya membela Nayla, menolak pengusiran dan menegaskan 'Dia punya aku, ibunya.' Keluarga lalu menawarkan solusi transaksional: ibu diminta menikah dengan Tuan Pranata, orang terkaya, untuk mendapat investasi dan kerja sama; keluarga mengancam akan membuat ibu dan anak hidup sengsara bila menolak. Ibunya menolak menikah dengan pria tua itu; ancaman tetap menggantung sebagai pilihan sulit yang belum terjawab.