Nira diminta oleh neneknya untuk menjadi guru les anak muda yang keras kepala, Tuan Muda, dengan tawaran biaya pengajaran 400 juta rupiah. Meskipun awalnya menolak dan merusak semua buku pelajarannya, Tuan Muda tetap menghadapi Nira dengan sikap menantang dan memukulnya saat diminta belajar. Nira tak menyerah dan terus berusaha membuat Tuan Muda mau belajar. Setelah beberapa upaya, Tuan Muda akhirnya mengalah dan setuju untuk mulai belajar, menandai perubahan besar dalam hubungan mereka yang tegang sebelumnya. Namun, tantangan mendidik anak sulit itu masih belum berakhir.