Di episode ini, Resti menghadapi tekanan keluarga untuk menerima calon suami yang dipilihkan, sementara dia merasa ragu dan tak nyaman dengan situasi tersebut. Meski keluarganya memujinya sebagai wanita pintar dan pengertian, Resti menunjukkan keengganan menerima pernikahan yang direncanakan ini. Ia lalu bertemu dengan Tuan Gion, yang tampak peduli padanya. Namun, Resti mengungkapkan bahwa hidupnya tidak lama lagi dan ia tidak ingin menyakiti Tuan Gion dengan menikah dengannya dalam keadaan sekarat. Konflik ini menciptakan ketegangan besar, meninggalkan pilihan sulit yang harus dihadapi oleh kedua tokoh utama.