Di sebuah konflik keluarga, Aurel dituding sebagai anak haram dan dipersekusi; Mami disudutkan dan Aurel menolak minum air suci saat Ayah dan anggota keluarga memperingatkan kehancuran keluarga Syah. Tuduhan bahwa Aurel "dirasuki roh jahat" memicu intervensi Tuan Subagja dan sang master; mereka berusaha mengusir paksa, Sesil dan Mami berusaha melindungi Aurel namun dipaksa. Sebuah Cermin 8 Trigram diikatkan, dan Aurel dijatuhi karantina 49 hari sebagai titik balik paksa. Penutup menegangkan: Mami memperingatkan Aurel menderita asma dan bisa mati, sehingga keputusan ritual meninggalkan ancaman nyawa yang belum terselesaikan.