Seorang wanita penghibur hamil tiga bulan dari hubungan singkat dengan Steven, anak Panglima, dan bimbang karena takut bayi itu tidak akan diakui. Ia diberi obat aborsi namun ketahuan oleh wakil Panglima yang sedang menyelidiki kasus lain terkait adik wanita lain. Konflik memuncak saat wanita itu menuntut pengembalian uang setelah gagal mendapat bantuan penyelidikan ulang, lalu diusir dengan kasar. Di sisi lain, ibunya mengungkapkan penyesalan tidak mampu membantu, mengkhawatirkan konsekuensi dari kehamilan dan tekanan orang lain di klub yang keras. Ketegangan berakhir dengan ibu yang pasrah akan nasib putrinya dan bayi dalam kandungan.