Winda yang sedang hamil anak kembar menghadapi tekanan dari suaminya, Pak Yuda, seorang komandan militer muda. Pak Yuda kembali untuk menjaga Winda yang mengalami kurang gizi dan pingsan, namun ia tetap dingin dan menuntut Winda menjalankan tugasnya sebagai ibu tanpa memberontak. Winda mengakui kesalahannya di masa lalu yang memicu kemarahan keluarga militer dan meminta pengertian. Saat Winda kesulitan berdiri dan makan, Pak Yuda membantunya, tapi hubungan mereka tetap tegang. Episode berakhir dengan ketegangan yang menggantung antara keduanya soal penerimaan dan tanggung jawab keluarga.