Nana diserang saat membawa kalung emas penting yang ternyata bukan kalung biasa, melainkan kalung panjang umur. Ayahnya, Pak Satya, datang menyelamatkan Nana dari para pelaku yang ingin mengambil kalung itu. Dalam konfrontasi yang terjadi, terungkap bahwa Pak Satya adalah direktur rumah sakit dan kalung tersebut sangat berharga karena maknanya. Konflik memuncak ketika hubungan keluarga mereka terungkap; Nana bertanya tentang keberadaan ibunya, namun Ayah melarang menyebut nama Ibu yang sengaja meninggalkan mereka agar Nana dan Ayah bisa hidup bahagia. Ketegangan berakhir dengan dilema perasaan yang belum terpecahkan.