Hana menghadapi tekanan keras dari seorang pria yang menuntutnya segera menjadi istri yang mampu melahirkan keturunan untuk menghentikan kutukan keluarga Adinata. Sebuah rencana besar sedang dijalankan oleh pihak keluarga, yang berharap Hana bisa menjaga kelangsungan bisnis keluarga dengan melahirkan anak. Meski Hana merasa tertekan dan nyawanya terancam, dia tak bisa lari karena sudah menikah secara resmi. Saat ia harus menjalani tugas berat ini, ancaman dan pertentangan semakin nyata, berujung pada pernyataan tegas bahwa jika Hana gagal, keluarganya menjamin kehidupan makmur warga desa, namun masa depan Hana tetap menggantung dan penuh bahaya.