Rio menghadapi kenyataan bahwa beras di rumahnya habis dan memperoleh kabar dari pemerintah bahwa wajib militer kini mengharuskan peserta untuk mendapatkan istri yang diberikan negara. Sebagai penjelajah waktu yang datang ke dunia penuh perang dan kelaparan dengan sisa umur hanya satu tahun, Rio mulai mempertimbangkan pernikahan sebagai jalan untuk bertahan hidup. Sementara itu, teman Rio menyemangatinya bahwa menikah sekarang juga memberi hak mendapatkan jatah makanan selama sebulan. Meski berat menerima perubahan ini, Rio mulai menunjukkan tekad menghadapi konsekuensi wajib militer dan dilema memilih pasangan dalam kondisi genting ini.
Di episode ini, sekelompok pria muda dari sebuah desa kecil dipaksa oleh seorang tentara untuk cepat memilih calon istri dari sekumpulan wanita yang merupakan keluarga musuh dan budak. Para pria saling berebut dengan ketat karena hanya yang terkuat dan sehat yang diperkenankan. Terjadi ketegangan saat seorang pria tua ikut dipaksa memilih dan mengkhawatirkan nasib para wanita yang tidak terpilih. Titik balik terjadi ketika pria tua itu mengusulkan untuk menikahi semua wanita sekaligus, menimbulkan suasana yang belum usai dan menanti reaksi tentara serta warga desa lainnya.
Dalam episode ini, seorang pria lanjut usia yang dikenal sebagai Kakek Rio berkeras menikahi tiga wanita sekaligus meski dianggap serakah dan tak memiliki cukup tanah untuk menghidupi semua istri dan anak-anaknya. Di tengah protes dan kekhawatiran dari orang-orang di sekitarnya, ia beralasan bahwa dengan tiga istri, peluang memiliki keturunan lebih besar dan ia bisa kuat menghadapi tantangan ke depan. Meski mendapat peringatan soal keterbatasan fisik dan risiko yang mungkin terjadi, Kakek Rio tetap yakin dan membawa ketiga istrinya pulang, menandai keputusan besar yang memicu konflik berlanjut dan ketegangan tersisa mengenai nasib keluarga dan sumber daya mereka.
Aria dan adik-adiknya, Dara dan Ayu, memasuki rumah suami Aria untuk memulai kehidupan baru bersama. Mereka diminta menyiapkan makan siang sementara Aria memasak, menunjukkan dinamika keluarga yang mulai terbentuk. Namun, ketegangan muncul saat Dara menyadari cadangan beras kosong dan menghadapi kenyataan sulitnya masa depan mereka yang bergantung pada suami Aria. Perdebatan singkat tentang melarikan diri pun terjadi, tapi keluarga itu memutuskan tetap bertahan meski hidup penuh ketidakpastian. Episode ini berakhir dengan mereka mengatasi kekhawatiran sementara dan berusaha menerima nasib yang belum jelas kelanjutannya.
Di episode ini, suami menerima perhatian dan aturan makan dari istrinya serta wanita lain yang menjelaskan status mereka sebagai mantan keluarga pejabat yang dijatuhkan jadi budak karena menyinggung perdana menteri. Mereka berusaha melindunginya dari masalah dengan menahan pembicaraan di luar. Setelah makan, mereka mengantarnya beristirahat dan menyiapkan mandi air panas, menunjukkan perhatian penuh. Saat suami dimanjakan dengan mandi dan pijat punggung, episode ini berakhir dengan pengumuman bahwa dia mendapatkan pasangan baru bernama Aria Resta, membuka peluang konflik baru.
Aria Resta mendapat kekuatan baru dari sistem, berupa peningkatan kekuatan tempur dan umur panjang serta bakat khusus deteksi harta dengan radius 33 meter. Dia menyadari kekuatannya sedikit lebih tinggi dari pria dewasa biasa. Saat itu, ia mengalami perubahan fisik yang membuatnya tampak lebih muda, yang mengejutkan istrinya. Aria berjanji menunjukkan kekuatannya hari ini. Ia juga meminta istrinya untuk menjaga kakaknya yang sedang istirahat dan tidak diganggu karena sesuatu yang akan terungkap dalam beberapa hari. Episode berakhir dengan perubahan misterius pada kakaknya yang juga menjadi lebih muda.
Di episode ini, seorang pria menghadapi kelangkaan makanan di rumahnya, hanya tersisa sedikit jagung dan sayur liar yang cukup untuk bertahan sebulan. Ia kemudian mencoba menggunakan sistem deteksi harta yang baru aktif untuk mencari sumber makanan atau uang tersembunyi di lingkungan sekitar. Ia berhasil menemukan beberapa koin tembaga, ginseng, dan sarang ayam hutan yang bisa ditukar dengan makanan. Namun, ketegangan meningkat ketika seseorang yang diduga mata-mata musuh muncul, memicu konfrontasi yang berujung pada ancaman pembunuhan, meninggalkan konflik dan bahaya yang belum terselesaikan.
Seorang petani yang pulang larut dari mencari makan dikejutkan oleh kedatangan tiga wanita dari desa sebelah yang mengaku ingin menemaninya karena suaminya sudah sekarat. Ketiga wanita itu mencoba memikat dan menantang kesetiaannya kepada suami tua tersebut, memicu ketegangan. Petani itu bersikeras mempertahankan kesetiaannya meski ancaman dan godaan datang bertubi-tubi. Episode berakhir dengan konfrontasi langsung antara petani yang bersikukuh dan para wanita tersebut, meninggalkan ketegangan mengenai bagaimana ia akan mempertahankan rumah dan keluarganya.
Seorang pria tua menghadapi ancaman dari tiga orang asing yang menahan istrinya sebagai sandera. Menyadari kekuatan tempurnya yang terbatas, ia memutuskan untuk mengandalkan akal daripada bertarung langsung. Setelah didukung oleh warga Desa Aban yang menolak kehadiran orang asing, pria itu berhasil menyelamatkan istrinya tepat waktu. Di tengah keterbatasan makanan, mereka menemukan jenderal terluka dan membawanya pulang, sambil memastikan kecukupan makanan dengan hasil buruan. Pria tua tersebut juga menemukan perak di gunung, menimbulkan pertanyaan tentang masa depan mereka yang semakin tidak pasti.
Suami istri ini tiba-tiba harus merawat seorang jenderal yang terluka parah. Istri menyarankan untuk melapor, tapi sang suami memilih merawat sendiri dulu tanpa menarik perhatian. Mereka menggunakan obat herbal yang dibawa suami, dan sang istri yang berpengetahuan tentang pengobatan tradisional ikut membantu. Karena ruang terbatas, si bungsu disarankan tidur bersama jenderal agar dia mendapat perawatan dekat, sementara istri dan Dara tidur bersama suami. Setelah makan malam selesai, suami segera mengurus pemindahan jenderal ke gudang sebagai tempat sementara perawatan, memastikan semuanya berjalan cepat dan efektif.