Seorang pria menegaskan bahwa aset keluarga senilai 2 triliun tidak boleh dijual, meski oleh pamannya sendiri, demi menjaga bisnis legal keluarga Toma dan menghindari pengkhianatan yang berujung kematian seperti ayah pria itu. Tuduhan bahwa pria itu membocorkan keberadaan ayahnya yang menyebabkan kematian menjadi sumber ketegangan. Di tengah perbincangan, pengantar makanan datang salah alamat dan tiba-tiba diserang, memicu situasi berbahaya. Episode berakhir saat pria yang sempat pingsan dibangunkan, menandai ketegangan dan bahaya yang masih mengancam kelompok ini.
Setelah kecelakaan yang membuat Kris Luma dirawat di rumah sakit, Aya Toma dari Kamar Dagang Toma mengunjunginya dan mengungkapkan niatnya untuk melindungi Kris. Kris terkejut karena biasanya orang lain yang mendapat perlindungan darinya, bukan sebaliknya. Aya menegaskan statusnya sebagai pria dan ultimatum bahwa Kris kini menjadi miliknya, memicu ketegangan dan pilihan sulit bagi Kris yang belum terjawab dalam episode ini.
Di episode ini, Bos memutuskan untuk mengejar seorang pria dengan cara lebih lembut setelah sebelumnya bersikap dominan. Ia menawarkan makanan untuk menunjukkan perhatiannya, meski pria itu awalnya menolak. Sementara itu, keluarga Yola mempersiapkan mas kawin sebesar 1,3 miliar sebagai tanda tunangan dengan Kris. Keluarga juga menyiapkan gaun dan cincin. Di penghujung episode, Bos dan pihaknya berencana melamar pria tersebut di restorannya, menunjukkan eskalasi rencana yang lebih serius dalam hubungan mereka yang belum selesai. Konflik utama berfokus pada pendekatan Bos yang berubah dan persiapan lamaran besar yang mendebarkan.
Kris kembali pulang dengan luka setelah bekerja keras sebagai kurir makanan untuk mengumpulkan mas kawin sebesar 1,3 miliar. Ibunya mengaku senang selama Kris dan Yola baik-baik saja meski dia merasa kasihan. Kris menunjukkan kesungguhan dengan memberikan mas kawin besar itu kepada Yola, dan persiapan pesta pernikahan mulai berjalan. Namun, saat Kris dan Yola berada di restoran yang dikelola Yola, keramaian terjadi di luar karena sekelompok orang yang mendorong Kris untuk segera menikahi Yola. Ketegangan meningkat ketika suara-suara meminta Kris mengambil keputusan cepat tentang pernikahan ini, meninggalkan situasi belum tuntas.
Aya tiba-tiba muncul dan mengungkapkan cinta serta melamar Tuan Kris, yang sedang mempersiapkan pernikahan dengan tunangannya. Konflik memuncak saat Aya bersikeras, sementara Tuan Kris memohon agar dia berhenti membuat masalah karena tunangannya ada di dalam. Aya menolak mundur dan berusaha berbicara dengan tunangan Tuan Kris, yang melarangnya masuk. Episode ini berakhir dengan ketegangan yang meningkat antara Aya, Tuan Kris, dan tunangannya, membuka kemungkinan konfrontasi lebih lanjut.
Aya dari Kamar Dagang Toma tiba-tiba melamar Kris, yang langsung ditentang keras oleh ibu Kris karena masa lalu keluarga yang terkait geng. Kris mencoba membela Aya dengan menjelaskan hubungannya dan mas kawin yang sudah diberikannya, namun ibu Kris tetap menolak Aya dan menyuruhnya pergi. Konflik memuncak saat Yola, yang merasa memiliki hak menikah dengan Kris, muncul dan memulai keributan dengan Aya, yang malah membalas dengan pukulan. Ancaman dan ketegangan meningkat, meninggalkan pertarungan yang belum selesai dan pilihan sulit bagi Kris.
Aya memaksa Kris untuk membahas pernikahan mereka setelah kejadian di mana pelakor memukul kakaknya. Kris terpojok saat Yola menuntut mas kawin 1,7 miliar rupiah dan mengancam membatalkan pernikahan jika tuntutan itu tidak dipenuhi. Keluarga Kris sudah kehabisan uang dan hanya memiliki gelang peninggalan nenek sebagai barang berharga terakhir untuk dijual demi memenuhi tuntutan tersebut. Di sisi lain, Aya menghadapi tekanan dari keluarganya yang menganggap hubungan dengan Kris memalukan, sementara dia juga harus menahan amarah pada adiknya. Konflik keuangan dan tekanan keluarga meningkat, sementara keputusan Kris mengenai pernikahan masih menunggu jawaban.
Dalam episode ini, seorang wanita bernama Yola terlibat konfrontasi dengan ibu tirinya yang menentang hubungannya dengan Kris, seorang kurir makanan, yang dianggap tidak pantas bagi keluarga Toma. Ibu tiri itu mengancam akan mengusir Yola dan melarangnya menikah dengan Kris, yang sebenarnya adalah kakak iparnya. Meski demikian, Yola menolak dan yakin akan menikah dengan Kris. Di sisi lain, ibu tiri merencanakan strategi untuk mempertahankan kontrol atas harta keluarga dan berusaha menghalangi pernikahan tersebut. Episode berakhir dengan ketegangan soal nasib hubungan Yola dan Kris yang masih belum jelas.
Dalam episode ini, Kris bersiap menghadiri pesta pernikahan dengan Yola. Ia membawa mas kawin sebesar 1,7 miliar sebagai hasil kerja kerasnya bersama seorang wanita yang disebut Tante, dan berjanji pada ibunya untuk berbakti setelah menikah. Saat Yola tiba di lokasi, ia menolak turun dari mobil karena Kris belum memberinya uang sebagai bagian dari aturan lama yang harus dipenuhi sebelum turun. Ketegangan muncul antara Kris dan Yola mengenai tradisi ini, menimbulkan pertanyaan soal bagaimana mereka akan menyelesaikan masalah ini sebelum pesta berlanjut.
Kris dan Yola menghadapi tekanan besar menjelang pernikahan mereka karena keluarga Yola menuntut mahar 160 juta rupiah, jumlah yang jauh melebihi kemampuan Kris dan keluarganya. Kris berusaha mencari solusi, tapi keluarga Yola menolak kompromi. Pada saat kritis, ibu Kris menawarkan pinjaman untuk menyelamatkan pernikahan, dan mereka akhirnya melanjutkan acara di Hotel Lago. Namun, tradisi menantu memberikan uang kepada mertua saat upacara teh menimbulkan konflik baru, karena jumlah yang diminta membuat Kris dan Yola semakin terpojok, meninggalkan ketegangan yang belum terselesaikan.