Citra Sunada mempresentasikan perusahaan Starlet Nano di depan para investor, menjelaskan latar belakang pendidikan dan potensi bisnisnya yang bernilai 60 miliar. Namun, keraguan muncul saat seorang investor, Pak Sandi, meragukan kredibilitas ijazahnya dari Universitas Keguruan Tinggi Luar Negeri yang dianggap tidak punya fakultas sains. Citra membela keasliannya dan menghadirkan seorang dekan kehormatan sebagai saksi yang membuktikan bahwa fakultas Ilmu Material dan Nano benar-benar ada. Ketegangan tetap tinggi karena reputasi perusahaan dan investasi masih dipertaruhkan, meninggalkan tanda tanya apakah Citra bisa meyakinkan para investor sepenuhnya.