Seorang pria yang telah menyegel titik meridiannya sendiri selama sepuluh tahun diberi semangkuk sup herbal sebagai kunci untuk mengembalikan energinya. Ia diperingatkan untuk tidak tergesa-gesa menggunakan energi batin tersebut dan disarankan ikut kompetisi Kota Awana sebagai ajang latihan. Sementara itu, Keluarga Yunis mempersiapkan anak-anaknya yang semakin kuat untuk kompetisi antar keluarga, namun pria yang disebut 'anak haram' dianggap tidak berguna dalam menghadapi persaingan. Episode berakhir dengan penegasan pria itu kembali menghadapi tantangan yang akan menentukan nasibnya.