Seorang pria dianggap pecundang dan diremehkan oleh keluarganya yang percaya dia hanya akan membawa malu. Dalam uji coba kekuatan, pria ini tanpa sengaja menghancurkan batu meteorit yang seharusnya menjadi syarat kelulusan karena menggunakan kekuatan berlebihan. Orang-orang sekitar menganggap kehancuran batu itu adalah kebetulan, bukan hasil usaha nyata, sehingga sukar menerima keberhasilannya. Meski demikian, pria tersebut menunjukkan bahwa keberuntungan juga dapat menjadi bagian dari kekuatan. Ketegangan muncul dari keraguan keluarga dan lingkungan yang masih belum percaya pada kemampuannya.