Gubernur Selena menghadapi desakan massa yang ingin menghukum mati Rafael. Saat itu, sekretaris Rafael, Zavria, datang dan mengungkapkan bahwa rekaman kondisi dunia luar yang ditampilkan sebenarnya adalah rekaman dari tiga puluh tahun lalu. Namun, warga dan Selena, yang merasa dikhianati Rafael, tidak mempercayainya dan bahkan menuduh Zavria sebagai kaki tangan. Zavria berusaha meyakinkan mereka bahwa keluar bunker berarti kematian, tetapi permintaannya justru dibalas dengan tuntutan untuk membuktikan klaimnya. Selena akhirnya memerintahkan untuk mengirim seorang penyelidik dengan kamera ke luar bunker untuk menyiarkan keadaan sebenarnya secara langsung, menempatkan kebenaran dan nyawa seseorang sebagai taruhannya.