Seorang wanita terluka setelah memaksakan diri mengambil madu dari sarang lebah demi mendapatkan kue dari Yumo meski hujan deras, sehingga tangan kanannya patah dan kemampuan menggambarnya terganggu. Ia mendapat celaan karena dianggap bodoh dan dimanfaatkan oleh orang lain, terutama oleh ibu yang malah menyuruhnya menghadapi bahaya tersebut. Selama persiapan pertemuan tahunan, ada keraguan apakah ibu yang selama dua tahun tidak hadir akan datang kali ini, memicu ketegangan keluarga yang belum terselesaikan. Ancaman dan perasaan tersisih semakin memperumit hubungan antar karakter.