Di tengah pesta keluarga Yasin, Carissa diganggu oleh seorang pria yang mengklaim sebagai cicitnya dan menuntut penghormatan dengan sikap arogan. Situasi memanas saat pria itu memaksa Melia, yang ternyata adalah istri Carissa, untuk tunduk, memancing kemarahan dan konfrontasi antar anggota keluarga. Teman pria tersebut berusaha menjelaskan bahwa dia tidak bermaksud masalah, tetapi ketegangan tetap tinggi karena klaim keluarga dan gangguan terhadap Melia. Episode ini berakhir dengan suasana tegang saat Carissa menghadapi tekanan dari keluarga dan pria yang mengganggu hubungannya.